Banyak proyek sekarang berpindah dari metode tradisional yang hanya menggunakan semen dan pasir ke produk mortar. Keuntungan yang didapat bukan hanya dari segi kualitas — mortar juga lebih baik untuk menjaga lingkungan kita. Mortar adalah hijau.


Negara-negara maju di Eropa dan Amerika Serikat sudah mengevaluasi secara terperinci untuk mendapatkan penghematan 5% dalam konstruksi karena faktor lingkungan hidup. Di Indonesia, kita dapat mencapai penghematan 40–50% dalam environmental footprint hanya dengan menggunakan mortar.
Faktor utama dalam evaluasi tersebut adalah:
- Kualitas
- Tahan lama
- Polusi
- Pemakaian bahan dan aplikasi
- Kesehatan tukang
- Pendidikan dan training pekerja
- Biaya jangka panjang
Kualitas
Produk mortar memberikan kualitas yang lebih tinggi daripada aplikasi tradisional pasir dan semen saja: dinding yang lebih akurat dan rata, hasil akhir yang halus, kekuatan ikatan yang lebih tinggi, dan produk jadi yang lebih fleksibel — menghasilkan dinding yang lebih baik setelah dicat atau dipasang wallpaper.
Tahan Lama
Banyak bangunan tua di Eropa bertahan ribuan tahun karena kualitas bahan bangunan dan metode konstruksi yang baik. Metode konstruksi di Indonesia dalam 50 tahun terakhir banyak berkurang kualitas material dan pengerjaannya, sehingga banyak bangunan dan rumah tidak tahan lama. Sebagian besar perumahan bertahan — sebelum renovasi — hanya 10 sampai 20 tahun dalam kondisi normal.

Produk mortar yang berkualitas baik mengandung tambahan bahan kimia untuk membantu reaksi semen dengan pasir atau kapur, menahan air, dan mengurangi penyusutan. Rumah yang dibangun dengan baik menggunakan mortar dapat bertahan 50 sampai 100 tahun dalam kondisi normal.
Polusi
Pencampuran di lokasi proyek sering menjadi masalah di kota-kota, di mana kontraktor menggunakan jalan dan tempat umum sebagai bagian dari penyimpanan bahan. Pasir dapat terbawa air menuju pipa saluran, dan debu semen dapat tertiup angin — hal ini menyebabkan polusi dan mampetnya saluran. Produk mortar yang dikemas dalam kantong dapat mengurangi risiko polusi dari proyek.


Bahan Baku dan Aplikasi
Salah satu manfaat terbesar dari mortar adalah berkurangnya ketebalan hasil aplikasi. Ketebalan plester dengan metode tradisional di Indonesia dapat mencapai 30 mm, sedangkan dengan produk mortar ketebalannya dapat dikurangi menjadi 10–15 mm saja. Acian semen biasanya mencapai 3–4 mm, sementara acian mortar hanya 1,5–3 mm. Waktu aplikasinya pun jauh lebih cepat.
Kesehatan Tukang
Penurunan ketebalan dan kemudahan bekerja berarti tukang dapat menyelesaikan pekerjaan yang sama dengan waktu lebih cepat dan usaha lebih sedikit.
Menggunakan acian putih juga mencegah kerusakan tangan tukang, yang sering terjadi apabila menggunakan acian semen biasa. Semen murni mempunyai kadar alkali yang lebih tinggi, yang dapat membakar jari pekerja selama proses aplikasi. Mortar adalah acian premixed yang tidak memiliki efek alkali tinggi tersebut.


Training Tukang
Indonesia belum memiliki program pendidikan terstruktur dan bersertifikat untuk tukang semen, tetapi sebagian besar perusahaan mortar menyelenggarakan training sebagai bagian dari strategi pasar mereka. Tukang diberikan pengenalan terhadap produk baru agar lebih mengerti cara aplikasi dan penggunaannya, sehingga menghasilkan kualitas yang lebih baik dan tahan lama.
Biaya Jangka Panjang
Banyak faktor yang masuk ke dalam perhitungan biaya jangka panjang. Menggunakan pasir murah berkualitas rendah mungkin tampak menguntungkan bagi kontraktor dan pemilik rumah, tetapi ketika plester retak atau struktur mudah rusak oleh gempa, biaya jangka panjangnya akan jauh lebih besar. Rumah yang seharusnya bertahan 50 tahun mungkin perlu renovasi total setelah 5 tahun.

TR-30 Acian Putih menjadi pilihan yang tepat untuk kontraktor dan pemilik rumah, karena kualitas dan efisiensi waktunya langsung dirasakan, dengan biaya awal yang lebih murah dibandingkan acian semen biasa.
Jadi, pastikan pilih TR-30 Acian Putih — solusi lingkungan yang sempurna.


Tips dari Doctor Mortar
TR-30 Acian Putih dikhususkan untuk acian dinding saja. Untuk pembuatan lantai kerja pabrik, sebaiknya gunakan floor hardener untuk memperkuat permukaan lantai setelah pengecoran beton; apabila menginginkan grade lebih tinggi, lanjutkan dengan coating epoxy floor.
TR-30 Acian Putih juga bisa digunakan untuk decorative texture plafon. Untuk aplikasi halus, tambahkan lem putih 2% ke dalam adukan. Untuk aplikasi kasar, tambahkan pasir bersih kasar (kurang dari 2 mm) sebanyak 40% untuk membuat tekstur — aplikasinya dapat digosok menggunakan roskam kayu bersih sehingga terbentuk guratan tekstur.
Produk Mortarplus
Solusi lingkungan yang sempurna dari Doctor Mortar.

TR-30 Acian Putih
Mortar acian putih — mengurangi ketebalan aplikasi, menghemat 40–50% environmental footprint, dan lebih aman bagi kesehatan tangan tukang.
Kemasan: berat bersih 40 kg per sak.
Butuh Konsultasi Teknis?
Hubungi tim Doctor Mortar untuk panduan penggunaan mortar yang lebih hemat dan ramah lingkungan untuk proyek Anda.
Oleh: Michael Bacon, B Build UNSW · www.mortarplus.com · WhatsApp 0816 789996
